Kapolri Tegaskan Pertahankan Posisi Polri Tetap Dibawah Presiden: Maulana Selaku Pengamat Juga Menilai

Avatar

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jambi- Netizenjambi.com- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak Polri berada di bawah kementerian saat rapat kerja bersama Komisi III DPR, Senin (29/1/2026). Dia menyerukan jajarannya untuk mempertahankan posisi Polri di bawah presiden sampai titik darah penghabisan.

Pengamat sekaligus Founder DE HMS Consulting, Maulana Sumarlin menilai pernyataan Sigit tersebut merupakan penegasan atas komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Seruan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar seluruh jajaran Polri berjuang sampai titik darah penghabisan di bawah presiden perlu dibaca sebagai penegasan arah pengabdian, bukan sekadar ungkapan heroik,” ujar Maulana dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan, perintah yang disampaikan Sigit bermakna moral dan konstitusional yang menempatkan Polri sebagai instrumen utama dalam memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh rakyat.

Selain itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan: Saya Menolak Polisi di Bawah Kementerian dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, kata dia, presiden memegang mandat langsung dari rakyat. Karena itu, loyalitas Polri kepada presiden pada hakikatnya adalah loyalitas kepada kepentingan publik.

“Polri ditempatkan bukan untuk membela kekuasaan, melainkan untuk menjamin rasa aman, keadilan, dan perlindungan bagi warga negara. Di titik inilah makna ‘sampai titik darah penghabisan’ menjadi jelas, bekerja tanpa setengah hati, dengan integritas penuh, dan dengan kesetiaan total kepada tujuan pengabdian,” tutur dia.

Sumber dilangsir: Inews.id

Baca Juga  Akibat Dianiaya Oknum Guru, Santri Ponpes Fathurrohman Harus Mendapatkan Pengobatan Medis

Berita Terkait

PP. Muhammadiyah Haedar Nashir Menilai: Polri Langsung Dibawah Presiden Sangat Tepat
Gubernur Sumsel Nyatakan Sikap: Saya Dukung Polri Tetap Langsung Dibawah Presiden
DPP GEMA Mathla’ul Anwar: Dukung Polri Tetap Dibawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi
PP. Gerakan Pemuda Islam Indonesia Dukung: Polri Tetap Dibawah Presiden
Kedudukan Polri Dibawah Presiden Bukan Kebetulan: Melainkan, Berikut, Ulasannya
Secara Normatif, Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Tepat
Menurut Dr.Mochammad Farisi, Kedudukan Polri dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Menolak Polisi Ditempatkan di Bawah Kementerian, Berikut Alasannya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:13 WIB

Kapolri Tegaskan Pertahankan Posisi Polri Tetap Dibawah Presiden: Maulana Selaku Pengamat Juga Menilai

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:27 WIB

PP. Muhammadiyah Haedar Nashir Menilai: Polri Langsung Dibawah Presiden Sangat Tepat

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:55 WIB

Gubernur Sumsel Nyatakan Sikap: Saya Dukung Polri Tetap Langsung Dibawah Presiden

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:02 WIB

DPP GEMA Mathla’ul Anwar: Dukung Polri Tetap Dibawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:32 WIB

PP. Gerakan Pemuda Islam Indonesia Dukung: Polri Tetap Dibawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:40 WIB

Secara Normatif, Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Tepat

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:08 WIB

Menurut Dr.Mochammad Farisi, Kedudukan Polri dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Senin, 26 Januari 2026 - 21:59 WIB

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Menolak Polisi Ditempatkan di Bawah Kementerian, Berikut Alasannya

Berita Terbaru