Anggota DPRD Batang Hari Jumpai Wakil Menteri Wamen ATR/ BPN RI, Terkait Konflik Agraria Masyarakat Pemayung

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang Hari- Netizenjambi.com- Anggota DPRD Kabupaten Batang Hari menemui Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN-RI Osy Dermawan dan Kementerian Kehutanan, terkait konflik agraria antara masyarakat di Kecamatan Pemayung dengan salah satu perusahaan swasta.

 

Kehadiran anggota DPRD Batang Hari itu di pimpin oleh Ketua Pansus Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batang Hari Supriyadi dan Wakil Ketua Yogi Verly Pratama serta perwakilan masyarakat kelompok tani Desa Kuap, di Jakarta, seperti rilis diterima di Jambi, Jumat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Konflik yang berkepanjangan antara masyarakat Desa Kuap, Kecamatan Pemayung dengan PT WKS hingga terjadi penggusuran lahan masyarakat disampaikan oleh Ketua Pansus RTRW ke Wamen ATR BPN dan Direktur Dirjen ATR.

 

“Salah satu poin yang disampaikan ke Pak Wamen adalah bagaimana mekanisme pelepasan tanah masyarakat yang ditetapkan sebagai kawasan hutan produksi (HP) yang ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan, sementara ada sertifikat hak milik masyarakat di dalamnya,” kata Supriyadi.

 

Lebih lanjut kawasan hutan produksi seluas 1.600 hektare yang di klaim milik masyarakat Desa Kuap, telah tertuang dalam Perda Tata Ruang Wilayah Kabupaten Batang Hari No.16. Tahun 2013.

 

“Dengan bukti-bukti kepemilikan tanah yang di punya masyarakat sejak tahun 1970 sampai tahun 80-an, mereka mempertahankan hak milik dan warisan leluhurnya. Sebelum wilayah itu ditetapkan sebagai kawasan HP dan terbitnya izin konsesi, masyarakat tersebut lebih dahulu menguasainya, sebutnya.

 

Dari hasil diskusi bersama Wamen, kata dia, bahwa persoalan ini diminta untuk didiskusikan, ditelaah dan di pelajari oleh Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan.

 

Permohonan masyarakat untuk dilakukan pelepasan status kawasan HP, karena objek kawasan juga terbit sertifikat masyarakat di dalamnya, kata Supriyadi.

Baca Juga  Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-80 Pemkab Batang Hari Gelar Pawai Pembangunan

Berita Terkait

Pelaku Usaha Tambang Emas iIegal 12 Orang Berhasil Diamankan Pihak Kepolisian
DPRD Batang Hari Hadiri Rapat Badan Kehormatan: Agenda Sidang Kode Etik
Diduga Maraknya Praktek PETI Dompeng Darat di Desa Tuo Ilir Tampa Tersentuh Hukum
DPRD Batang Hari Gelar Rapat Paripurna RAPBD Kabupaten Batang Hari Tahun Anggaran 2026
DPRD Kabupaten Batang Hari gelar rapat paripurna penetapan Propemperda 2026
DPRD Batang Hari Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolres Batang Hari Yang Baru AKBP. Arya Tesa
Ketua DPRD Batang Hari Hadiri Acara Penyerahan Alat Pertanian Kepada Brigade Pangan 2026
DPRD Batang Hari Gelar RDP Tentang Laporan Masyarakat Desa Benteng Rendah Terhadap Kepala Desanya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:48 WIB

Pelaku Usaha Tambang Emas iIegal 12 Orang Berhasil Diamankan Pihak Kepolisian

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:48 WIB

Anggota DPRD Batang Hari Jumpai Wakil Menteri Wamen ATR/ BPN RI, Terkait Konflik Agraria Masyarakat Pemayung

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:36 WIB

DPRD Batang Hari Hadiri Rapat Badan Kehormatan: Agenda Sidang Kode Etik

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:49 WIB

Diduga Maraknya Praktek PETI Dompeng Darat di Desa Tuo Ilir Tampa Tersentuh Hukum

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:48 WIB

DPRD Batang Hari Gelar Rapat Paripurna RAPBD Kabupaten Batang Hari Tahun Anggaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:13 WIB

DPRD Batang Hari Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolres Batang Hari Yang Baru AKBP. Arya Tesa

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:35 WIB

Ketua DPRD Batang Hari Hadiri Acara Penyerahan Alat Pertanian Kepada Brigade Pangan 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:22 WIB

DPRD Batang Hari Gelar RDP Tentang Laporan Masyarakat Desa Benteng Rendah Terhadap Kepala Desanya

Berita Terbaru